GALERIKU

Antik Menarik

Budaya Indonesia sebagai bagian dari mode memang tak pernah kehilangan pamor. Dalam bentuk kain, apalagi pakaian jadi, kain-kain tradisional selalu memiliki pencintanya sendiri. Bagi mereka yang menyukai kain tradisional berdesain unik dan modis, nama Galeriku adalah pilihan yang patut dilirik.

UMKM ini termasuk salah satu pembuat fesyen etnik yang menyediakan kain motif daerah dalam bentuk busana yang atraktif. Itu berkat selera apik sang pemilik, Dyaz Marali Gitosuhardjo, yang jeli dalam memilih produk. Selain batik, lurik, dan tenun, Galeriku juga mempunyai “lawasan”. Dinamakan lawasan karena koleksi ini berasal dari batik tulis kuno yang pernah dipakai “simbah-simbah” zaman dulu.
Konsepnya adalah daur pakai. Batik yang semula berupa kain kemudian dibuat menjadi baju kekinian, sesuai dengan kebutuhan anak-anak, remaja, hingga dewasa. Karena berasal dari batik tulis asli, baju lawasan biasanya terasa nyaman dipakai dan adem di tubuh.

Walaupun usaha Galeriku sempat terpuruk akibat pandemi COVID-19, tetapi Galeriku saat ini mulai bangkit kembali. Galeriku memperluas bidang usahanya dengan membuat beberapa merek baru dan merambah usaha di bidang handycraft dalam bentuk home decor.

Berkat kegigihan Dyaz, Galeriku kini sudah mengikuti berbagai pameran di luar negeri. Tidak hanya itu, pada Mei 2022 lalu, Dyaz pun menjadi fasilitator pelatihan fesyen bordir di Turki untuk para UMKM di sana, bekerja sama dengan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Turki, sehingga mendapatkan apresiasi dari Pemerintah Turki. Adapun produk yang Galeriku bawa ke Tong-Tong Fair BUMN kali ini adalah busana batik dengan kreasi bordir terbaru, kemeja batik pria, dan tentu saja kerajinan unik bagi kebutuhan home decor.

GALERIKU

Thamrin City Lt. 1 Blok A1
No. 2-3, Jakarta

More information,
click here